Ketika abang ipar bekerja, aku selalu dengar suara pelik dalam bilik kakak. Apabila buka pintu tak sangka ini yang berlaku!

Sejak suami kakak perempuanku pergi dinas (kerja), setiap malam aku selalu melewati kamarnya dan mendengan bunyi yang aneh dari dalam kamar, seperti rintihan yang berat, aku nggak tau apa aku harus mengetuk pintu atau pura-pura nggak tau aja. Di dalam keluargaku hanya ada dua anak perempuan, yaitu aku dan kakakku.

Jadi, orang tuaku punya syarat antara kami berdua, harus ada salah satu yang setelah menikah tinggal di rumah.

Karena aku dan kakakku beda 7 tahun, waktu kakakku sudah mau menikah, papa mama memintanya tinggal di rumah, dan akhirnya ia pun mengiyakan hal itu.

Tapi mencari lelaki yang mau tinggal di rumah pihak wanita itu nggak banyak, mungkin karena orang tuaku terlalu hebat, setelah kakakku gagal menjalin hubungan beberapa kali, akhirnya ia menemukan suaminya yang sekarang ini.

Abg iparku punya penampilan menarik, tapi gajinya lebih rendah dari kakakku. Waktu itu aku pikir, setelah dia masuk keluarga kami, pasti bakalan sayang banget sama kakakku, karena biasanya kami bersama juga, mereka jarang bertengkar.

Beberapa hari lalu abg iparku pergi dinas, aku nggak tau apa yang kakakku lakukan setiap malam, aku benar-benar penasaran.

Hari ini aku sengaja tunggu jam 12 malem sampai semua orang tidur, aku diem-diem nguping di depan kamarnya. Aku terus menerus mendengar suara-suara yang aneh dari sana. Aku ketuk pintunya, suara di dalampun berhenti dan kakakku membuka pintu.

.Begitu aku buka pintu, aku mencium bau aneh, kakakku juga merasa aneh, aku cuman bilang gpp, aku pikir kamu nyembunyiin lelaki di kamar ini.

Aku ngeliat raut wajah kakakku nggak biasa, lalu aku melihat ada bagian basah di baju tidurnya, aku langsung melihatnya lebih jelas, lalu aku menemukan yang di dadanya penuh dengan luka!

Aku langsung mengunci pintu dan bertanya padanya. Kakakku mulai menangis dan membuka seluruh pakaiannya.

Aku ngeliat banyak banget luka di sekujur tubuhnya. Aku kaget karna kakakku bilang suaminya punua kelainan dalam berhubungan seksual, jadi dia suka menyakitinya dengan mengikatnya atau menyunutnya dengan rokok.

Setiap kali habis kejadian dan sadar, dia langsung ngomong dia nggak bisa kontrol dirinya sendiri dan memukuli dirinya sendiri sambil meminta maaf pada kakakku.

Aku kaget setengah mati dan memeluk kakakku, aku tanya kenapa dia nggak mau cerai saja, kakak bilang dia pernah bilang sama papa mau cerai, tapi papa bilang kalau udah cerai anak perempuan itu nggak ada yang mau lagi, itu bisa memalukan nama keluarga, jadi gimanapun papa nggak setuju.

Aku langsung lari ke kamar papa mamaku dan berteriak kalau kakak akan bercerai! Papa langsung menamparku, tapi aku menangis dan menceritakan semua kejadian ini.

Papa cuman bisa diam tidak percaya kemudian akhirnya berkata, 「Ya sudah cerai saja.」

Kakakku menelepon suaminya, tapi ternyata suaminya juga nggak mau bercerai!! Papa bilang kalau lelaki itu nggak mau cerai, ia akan melaporkannya ke pengadilan dengan tuntutan ke mahkhamah!!

Aku udah nggak tahu lagi apa yang bakalan terjadi sama kakakku. Akhirnya abg iparku telah bersetuju untuk menceraikan kakakku.

Namun dia meletakkan syarat untuk keluar bercuti dengan akakku sebulan.

Aku jadi buntu. Apakah akan jadi pada akakku nnt?

itu diseberang jika di Malaysia tak tahan seks ganas suami isteri buat laporan polis

Akibat tidak tahan dengan perlakuan suaminya yang cuba mencederakan bahagian sulitnya, seorang isteri membuat laporan di Ibu Pejabat Polis Daerah (IPD) Besut di sini hari ini berhubung kejadian yang dialami.

Wanita berumur 28 tahun yang juga isteri muda lelaki berkenaan dalam aduannya mendakwa, dia bosan dengan perlakuan seks ganas suaminya termasuk bertindak mendatangkan kesakitan kepada alat sulitnya.

Timbalan Ketua Polis Daerah, Deputi Supritendan Roslan Hasan ketika mengesahkan kejadian itu memberitahu, mangsa yang mempunyai seorang anak itu mengadu bahawa sebelum ini suaminya pernah cuba memasukkan jari kakinya ke dalam alat sulitnya.

Katanya, dalam kejadian kira-kira pukul 1 pagi ini, tindakan keterlaluan suaminya itu mencetuskan pertengkaran dan pergaduhan antara mereka sebelum mangsa membuat laporan polis tiga jam kemudian.

Tambah beliau, pasangan yang tinggal di kawasan perumahan Tanjung Demong, Pengkalan Nyireh itu yang berkahwin sejak lima tahun lepas pernah bercerai kira-kira empat bulan lalu tetapi telah rujuk semula.

“Polis telah mengambil kenyataan daripada pengadu tetapi belum menahan si suami berumur 30-an itu memandangkan tiada kecederaan fizikal dikesan pada mangsa,” katanya di sini hari ini.

Menurut Roslan, pihaknya juga akan menghantar surat rasmi kepada Pejabat Agama Daerah untuk memastikan pasangan terbabit dipanggil untuk disoal siasat selanjutnya.

Tambahnya, polis akan bekerjasama dengan Pejabat Agama berkenaan bagi menyelesaikan kes tersebut kerana ia merupakan masalah rumah tangga yang perlu diselesaikan dengan baik.

Sumber : poksang.com